Senin, 24 Maret 2014

Teror, Giliran Rumah Timses Nasdem Aceh Dibakar



Minggu, 23 Maret 2014                           Eko Priliawito, Zulfikar Husein (Lhokseumawe


VIVAnews - Teror kembali dialami Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Aceh. Setelah sebelumnya posko mereka ditembak dan dibakar, kini giliran rumah milik Ismail (50), warga Desa Seumirah, Nisam Antara, Aceh Utara, dibakar oleh orang tak dikenal. Rumah milik tim sukses partai itu dibakar pada Minggu dini hari, 23 Maret 2014.

Ismail yang juga anggota pemenangan caleg DPRA Partai Nasdem, Mahlizar Abbas, untuk daerah pemilihan Aceh Utara dan Lhokseumawe, selalu diteror sebelum terjadi aksi pembakaran.

"Rumahnya dibakar karena persaingan politik,” ujar, M Rizwah GH, Ketua DPC Nasdem Nisam Antara.

Rizwah menambahkan, Ismal dan keluarganya tidak berada di rumah saat terjadi aksi pembakaran. Meski tidak ada korban, tapi rumah Ismail ludes terbakar dan tidak ada barang-barang miliknya yang bisa diselamatkan.

"Hanya spanduk caleg yang tersisa di depan rumah Ismail,” kata Rizwah.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Joko Surachmanto melalui Kapolsek Nisam Iptu. A Latief yang dikonfirmasi VIVAnewsmengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan kasus pembakaran rumah milik timses Partai Nasdem tersebut.
"Rumah itu sudah tiga hari ditinggal pemiliknya. Berdasarkan penyelidikan sementara, rumah itu memang benar dibakar," kata A Latief.

Senin, 03 Maret 2014

"NASIONALIS SEJATI DAN UMAT ISLAM"


Fb @MATANEWS.com
1.Kami bahas ttg nasionalis sejati itu apa ..spya teman tuips ngerti apa maksudnya ..tapi ada yg asbun, kan bikin malu hehe 2. Nasionalis adalah julukan terhadap golongan aktivis pergerakan yg mengedepankan kebangsaan dlm filosofi dan ideologi perjuangannya 3. Bicara golongan nasionalis, tdk terlepas dari golongan aktivis pergerakan umat islam Indonesia yg menggunakan istilah nasionalis itu 4. Maksudnya: nasionalis adalah gerakan pro kemerdekaan Indonesia yg dipelopori umat islam, namun secara 'soft' pakai indentitas pribadinya 5. Saat pergerakan perjuangan kemerdekaan indonesia, ada 3 kelompok besar utama perjuangan : kaum umat islam, komunis/sosialis, nasionalis 6. Kelompok non muslim, sangat sedikit terlibat dlm perjuangan kemerdekaan Indonesia. Contoh : tdk ada gereja yg jadi pusat pergerakan 7. Tidak ada vihara yg menjadi pusat pergerakan kemerdekaan Indonesia. Mayoritas adalah mesjid yg menjadi pusat perjuangan kemerdekaan 8. Khusus di Bali, perjuangan kemerdekaan utamanya hny dari kalangan Hindu bali, nasionalis dan sosialis/komunis 9. Umat Nasrani memang memiliki posisi gamang dlm perjuangan kemerdekaan Indonesia. Baru muncul setelah RI merdeka 17-8-45. Kenapa ? 10. Umat Nasrani (katolik dan protestan) sulit berhadapan dgn kolonial belanda karena agama tsb dibawa dan disebarkan oleh belanda/portugis 11. Dan umat Nasrani dan WNI keturunan saat penjajahan dan perjuangan kemerdekaan lebih memilih 'bekerjasama' dgn penjajah belanda. 11. Ada AA Maramis, uskup Soegija Surjapranata dll, tapi itu setelah RI berdiri. Mayoritas nasrani lebih pro belanda. Ini fakta sejarah 12. Kalau bicara fakta sejarah, jgn dituduh SARA. Kenyataan sejarah menulis apa adanya. Tdk ada organisasi nonIslam yg intens dlm perjuangan 13. Perjuangan melawan kolonialisme secara terorganisir dan terstruktur hny dilakukan ormas2 Islam/nasionalis (Muhammadiyah, NU, PSI, dll) 14. itu sebabnya kami sangat marah ketika Ahok Wagub Jakarta seenak udel mengejek muhammadiyah sbg MUNAFIK. Ahok itu siapa ? Kurang ajar ! 15. Kaum Nasionalis terdiri dari kelompok Islam moderat yg ingin indentitas perjuangannya lebih 'soft' dan kelompok islam abangan (jawa) 16. Berbeda dgn mayoritas umat Islam yang menganggap belanda sbg penjajah, kelompok nasrani memiliki perspektif yg berbeda thdp belanda 17. Bgmn dgn kelompok rakyat keturunan timur jauh (china, arab dst) ? Mereka mayoritas komprador kolonial belanda. Langka yg cinta Indonesia 18. Dapat dikatakan republik Indonesia berdiri adalah karena kaum mayoritas islam dan nasionalis (yg mayoritas Islam juga). 19. Oleh sebab itu, diawal perjuangan keindonesiaan sering diterjemahkan dgn keislaman plus sosialisme Indonesia. 20. Umat islam berjuang melawan penjajahan belanda didasarkan pd perintah Allah dlm kitab suci Alquran yg mewajibkan perang thdp penjajahan 21. Kaum Sosialis / komunis berjuang melawan penjajahan belanda karena semangat dan jiwa ideloginya yg menentang kelas/strata dlm masyarakat 22. Militansi islam dan sosialis/komunis Indonesia itu yang melahirkan negara Indonesia. Peran umat nasrani baru mulai ada paska proklamasi 23. Kami sampaikan fakta sejarah, silahkan anda mencari sendiri di buku2 sejarah manapun, tdk ada perjuangan umat nasrani pd pra kemerdekaan 24. Bahkan, tentara KNIL yang menjadi tulang punggung kekuatan kolonial Belanda berasal dari sebagian rakyat Indonesia yg beragaman nasrani 25. Tentara KNIL inilah yang terkenal kejam membantai para pejuang islam dan nasionalis, di seluruh Indonesia. Sejarah mencatatnya 26. Keindonesiaan adalah keislamanan, sosialisme dan nasionalisme. Tiga kata dalam satu tarikan nafas. Jasmerah - jangan melupakan sejarah (RI Butuh Pemimpin Yang Mampu Atasi Persoalan Bangsa) http://matanews.com/2014/03/03/ri-butuh-pemimpin-yang-mampu-atasi-persoalan-bangsa/

Minggu, 23 Februari 2014

Partai NasDem Siap Menangkan Pemilu 2014

Sabtu, 22 Februari 2014




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang Apel Siaga Perubahan esok hari di Gelora Bung Karno (GBK), Partai NasDem menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemenangan Pemilu.
Rakorsus yang diikuti seluruh 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem seluruh Indonesia, bertujuan untuk memastikan kesiapan Partai NasDem dalam menghadapi putaran pemilu April mendatang yang tinggal 46 hari lagi
“Rapat koordinasi khusus pemenangan pemilu ini dilakukan untuk menyatukan kembali kesepakatan, dasar pemahaman akan kedudukan keberadaan Partai NasDem dalam menghadapi pemilu," kata Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, Sabtu (22/2/2014).
"Pemilu tinggal 46 hari lagi, untuk itu melalui rakorsus ini akan diketahui apa kekurangan yang dihadapi Partai NasDem dan bagaimana melengkapi kekurangan tersebut, sehingga NasDem siap pada April mendatang," tambahnya.
Surya Paloh mengingatkan, waktu yang tersisa 46 hari lagi tidak bisa ditawar-tawar. Untuk itu NasDem harus benar-benar serius menyiapkan diri menghadapi pemilu 9 April mendatang. Ini waktunya untuk NasDem mencatatkan diri dalam sejarah perpolitikan Indonesia.
“Betapa besarnya harapan dan keinginan, begitu mulianya obsesi cita-cita kita, kita ingin bersama-sama dan kita telah sepakat, kehadiran kita bukan sebagai melengkapi keberadaan partai-partai politik sebelum kita,” tutur Surya.
 
Konsolidasi secara sungguh-sungguh seluruh sinergi kekuatan yang dimiliki NasDem harus dilakukan. Karena partai dengan nomor urut satu ini menargetkan dalam putaran pemilu April akan menjadi tiga besar partai pemenang pemilu.

Selasa, 21 Januari 2014

Banjir di Jl Abdullah Syafei Surut Masih 50 Cm, Lalin Masih Tertutup

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews



Jakarta - Banjir di Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan sudah surut dibanding hari sebelumnya. Namun lalu lintas di jalan tersebut masih tertutup. 

Pantauan detikcom, Senin (20/1/2014), ketinggian genangan di jalan tersebut sudah mencapai 10-50 cm. Dibandingkan hari kemarin, ketinggian banjir mencapai dada orang dewasa, atau sekitar 1,5 meter. Namun demikian, jalan tersebut masih belum dapat dilalui kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Petugas dari Dishub DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup arus lalin di kedua sisi. 

Sisi pertama, dari arah Kampung Melayu menuju Casablanca dan fly over dari arah Duren Sawit menuju Casablanca. Kendaraan yang datang dialihkan ke Jalan Jatinegara Barat yang sudah dibuka menuju Jalan Gatot Subroto. Sementara di sisi lainnya, petugas juga menutup arus dari arah Casablanca.

Tenda-tenda posko dan pengungsian masih berdiri di jalan yang tidak tergenang. Warga yang ingin menyeberang dari sisi Kampung Melayu ke Casablanca terpaksa berjalan menerjang banjir melalui tepian jalan. Awan mendung juga masih menggelayut di langit lokasi tersebut. 

Jumat, 17 Januari 2014

“DOSA2 ANAS URBANINGRUM KPD RAKYAT”

Twitter @MATANEWS

1. Kita bahas tentang dosa - dosa dan kesalahan anas urbaningrum ya ...

2. Dosa / kesalahan anasurbaningrum yang pertama adalah dia nekat maju sbg calon ketum PD pada Kongres PD dibandung 2010 meski dilarang

3. SBY dan Ani SBY sdh jelas ingin andi malarangen jadi Ketum PD, eh anas ngotot maju dan menang. Mulailah anas diincar utk dihancurkan

4. Dosa dan kesalahan anas kedua adalah tetap ngotot bertemu dan silaturahim dgn senior2 dan teman2nya meski mereka lain partai. SBY marah

4. Dosa / kesalahan anas ketiga, dia menolak undangan dubes AS utk bertemu, meski sdh diundang 4 kali anas tetap tdk mau bertemu dubes AS

5. Dosa/ kesalahan keempat anas urbaningrum : tetap menjalin silaturahim dgn senior2 di TNI dan Polri meski sdh diwanti2 jgn berhubungan

6. Dosa anas kelima, mau menyetujui Nazarudin yang direkomendasikan mantan ketum PD Hadi Utomo utk jadi bendum PD

7. Dosa anas keenam :tdk percaya dgn nasihat dan informasi teman2nya bhw setelah Rosa dan Wafid ditangkap, andi/choel/ rizal akan fitnah dia

8. Dosa anas ketujuh: meski tdk diinginkan jd ketum PD oleh SBY, anas malah giat konsolidasi blusukan ke seluruh Indonesia bertemu kader2 PD

9. Dosa anas ke delapan: selalu bawa ibas kemana2, akibatnya ibas ngadu ke bapaknya, kader2 PD di daerah sangat kuat mendukung anas

11. Dosa anas ke 10 : tidak melawan dan tdk menyerang balik ketika dirinya difitnah cikeas, media bayaran, nazar cs, tim elang hitam dst

12. Dosa ke 11 anasurbaningrum : terlalu santun jadi politisi. Tdk mau bongkar kebejatan dan korupsi2 PD, Cikeas, SBY, Istana & kroni2nya

13. Untuk dosa ke 11 tadi anas sebaikanya belajar sama ustad Hilmi Aminuddin yang mengancam buka semua korupsi istana ketika diperiksa KPK

14. Dua jam Hilmi bertahan tdk mau tanda tangan BAP di KPK jika KPK tdk cantumkan keterlibatan SBY dan kroninya dlm korupsi pangan

15. Dosa anasurbaningrum : tidak pra preadilankan penetapan tersangka dirinya oleh KPK yang melanggar KUHAP krna ada kata "dan lain-lain"

16. Dosa anasurbaningrum : tidak bongkar korupsi Bunda Putri Sylvia Soleha, Widodo WS, Agus Gunawan, Ibas, Ani SBY dst..

17. Dosa anasurbaningrum : tidak bongkar aliran dana century, para mafia pajak, petral, migas dan lain2 yg masuk ke PD & timses SBY

18. Dosa anasurbaningrum : tidak buka kecurangan pemilu 2009 yang merekayasa IT KPU dan perhitungan suara hingga suara PD bisa naik 300%.

19. Dosa anasurbaningrum : tidak buka korupsi2 choel, ani, ani pane, ani ratnawati, wiwiek, gatot, edhie hartanto, hartati dst

20. Dosa anasurbaningrum: tidak buka RAHASIA TERBESAR CIKEAS yang kalau dibukannya ...wassalam deh semua..anas harus berani ! Sekian



(Anas Menyindir dan Melawan)
http://matanews.com/2014/01/13/anas-menyindir-dan-melawan/
Suka ·  ·  · 73 · 18 jam yang lalu · 

Ada "Pemain Besar" di Balik Kasus Anas

Kamis, 16 Januari 2014 20:18 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone
JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan serius dan profesional mengusut kasus korupsi Hambalang, yang menyeret Anas Urbaningrum.

Bahkan, Abraham Samad Cs, diminta mampu menyeret pihak-pihak lain yang menikmati hasil kejahatan korupsi pembangunan Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sarana olahraga Nasional (P3SON) di Bogor, Jawa Barat itu. 

Pengamat politik Boni Hargens, mengatakan korupsi partai politik diIndonesia sudah membentuk kartel. Nah, kartel ini sudah menguasai segala aspek yang dapat mengamankan agar pengungkapan kasus korupsi tidak menyeret seseorang yang terlibat pasca terungkapnya keterlibatan seseorang yang lain. 

Menurutnya, kartel ini melibatkan banyak partai dan memiliki jaringan serta pengaruh ke lembaga penegak hukum. Oleh karenanya, Anas, yang sudah menyandang status tersangka gratifikasi Hambalang, diminta agarmemberikan kesaksian yang terang benderang. 

“Ini konspirasi besar yang melibatkan elite-elite politik yang juga memiliki kekuasaan yang besar,” jelas Boni saat ditemui di Markas PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Jakarta, Kamis (16/1/2014).

Boni menambahkan, Anas bukanlah orang dengan posisi tertinggi yang bisa diseret dalam kasus ini. Dia yakin ada tangan dengan pengaruh sangat luas yang bisa mengeruk uang negara dengan perintah agar menelurkan kebijakan koruptif. 

“Pemain besar itu tidak mungkin sekadar ketua umum partai politik,” tegasnya. 

Dia berharap, mantan Ketua Umum PB HMI tersebut bisa menjadi batu loncatan untuk menyeret, "bos besar" yang berada di balik korupsi Hambalang.
 
Boni menggambarkan, kartel politik merampok uang negara dengan kebijakan yang sengaja diterbitkan. Contoh, kasus Century dan Hambalang. Keduannya, melibatkan kebijakan lintas menteri, karena seluruh menteri yang berwenang menandatangani kebijakan yang dapat mencairkan uang dalam jumlah besar. 

“Logikanya, siapa yang bisa memerintah dan menggerakan menteri yang tak hanya satu, tapi beberapa. Kita harus cari ini,” urainya. 

Oleh karenanya, KPK harus mengusut perampokan sistemik, melalui Anas sebagai pintu masuknya. Boni berharap Anas disidang sebelum Pemilu 2014. Anas bisa mengungkap semuanya tanpa beban. 

Apalagi KPK juga sudah menyatakan menunggu kesaksian Anas untuk dapat menyeret pihak-pihak lain. “Kita tunggu nyanyian merdu Anas di pengadilan,” tandasnya. (ugo)