Kamis, 15 Maret 2012

Suaro Hati - Calon Bos Bank Dunia, RI Punya Sri Mulyani & Malaysia Dukung Jeffrey Sachs


Kamis, 15/03/2012 
 Wahyu Daniel - detikFinance
Jakarta - Nama-nama kuat calon Presiden Bank Dunia pengganti Robert Zoellick mulai bermunculan. Selain Sri Mulyani, Hillary Clinton, saat ini ada Ekonom Jeffrey D. Sachs yang didukung Malaysia.

Jeffery sudah secara terang-terangan mengatakan mengincar posisi tertinggi Bank Dunia tersebut. Menurut Sachs, dia sudah berbicara kepada para pemimpin dunia dari negara berkembang untuk meminta dukungan seperti Kenya, Malaysia, dan Namibia.

Memang Jeffrey merupakan salah satu ekonom terkenal di AS. Dia pernah menjadi salah satu profesor termuda di Universitas Harvard.

"Sampai saat ini telah ada 11 presiden Bank Dunia, dan tidak satu pun dari mereka yang ahli dalam mengembangkan ekonomi internasional," kata Sachs seperti dikutip dari Washington Post, Kamis (15/3/2012).

Dia mengatakan, selama ini memang Bank Dunia dipimpin oleh orang asal AS. Saat ini butuh tak hanya sekedar dukungan Gedung Putih saja, namun juga dukungan dari negara berkembang.

Selain Sachs, saat ini dari AS ada beberapa calon Presiden Bank Dunia seperti John Kerry, lalu Menlu AS Hillary Clinton. Namun belum jelas apakah keduanya berminat. "Penunjukkan ini bakal bersifat politis," kata Sachs.

Saat ini negara-negara berkembang sedang berebut posisi nomor satu di Bank Dunia setelah Robert Zoellick menyatakan mundur. Salah satu yang berpotensi menduduki jabatan itu adalah Direktur Bank Dunia Sri Mulyani.

Seperti di 2011 saat Dominique Trauss-Kahn mundur sebagai bos IMF, negara-negara berkembang seperti Brasil dan Filipina menyatakan saatnya mengubah tradisi bahwa orang AS selalu memimpin Bank Dunia dan orang Eropa memimpin IMF. Namun ini tradisi tersebut belum bisa diubah di IMF.

Sebelumnya, Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani terus diunggulkan menjadi calon Presiden Bank Dunia menggantikan Robert Zoellick yang bakal mundur akhir Juni 2012. Sri Mulyani menguasai 81% suara polling!

Dalam situs www.worldbankpresident.org, dibuat sebuah polling soal siapa yang bakal menjadi Presiden Bank Dunia selanjutnya. Ada 9 calon dari negara berkembang yang masuk polling tersebut. Namun memang poling ini tak bisa dijadikan patokan. Apalagi sejak 1944, Presiden Bank Dunia selalu dimonopoli oleh Amerika Serikat. Namun saat ini calon dari negara berkembang bisa naik karena posisi ekonominya lebih baik.

Dalam siaran pers Bank Dunia dikatakan, Dewan Eksekutif Bank Dunia telah menyepakati 5 kriteria untuk calon Presiden barunya yaitu:



  1. Terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin
  2. Berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik
  3. Mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas
  4. Memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerjasama multilateral
  5. Dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, dan menjalani kewajiban seorang Presiden secara imparsial dan obyektif.
Batas waktu pencalonan nama Presiden baru adalah Jumat 23 Maret 2012. Pencalonan dapat dilakukan oleh anggota Dewan Eksekutif, atau anggota Dewan Gubernur melalui Direktur Eksekutifnya.

Seorang calon harus berasal dari salah satu negara anggota Bank Dunia. Setelah proses pencalonan ditutup, Dewan Eksekutif akan membentuk shortlist berisikan maksimum tiga nama, lalu mempublikasikan shorlist tersebut dengan persetujuan ketiga nama yang bersangkutan.

Selanjutnya, Dewan Eksekutif akan mewawancarai ketiga calon dengan harapan bisa mencapai konsensus sebelum 'Spring Meetings' (pertemuan tahunan musim semi) pada April 2012 mendatang.


(dnl/hen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar