Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 Oktober 2013
Minggu, 21 Juli 2013
Minggu, 17 Juni 2012
Sabtu, 14 April 2012
Presiden SBY Akan Bertemu Presiden Kazakhstan Bahas Kerjasama Investasi
Dhurandhara HKP - detikNews
Jumat, 13/04/2012 Jakarta
Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev akan berkunjung
ke Indonesia dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden SBY di Istana
Negara sore nanti. Pertemuan dua kepala negara ini akan membicarakan
kerjasama investasi."Presiden (Kazakhstan) sudah tiba di Tanah Air tadi malam. Akan diterima oleh Presiden RI di Istana Negara pukul 15.00 WIB," ujar Menteri Luar Negeri MArty Natalegawa di Gedung Pancasila Kemlu Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Marty mengatakan kunjungan tersebut adalah untuk kedua kalinya Presiden Kazakhstan ke Indonesia setelah tahun 1995. Presiden Kazakhstan dan Presiden RI akan memaparkan peluang investasi kerjasama kedua negara.
"Tema besar kunjungan ini untuk memaparkan peluang karena jelas banyak terbentang luas potensi perdagangan terutama investasi kedua negara. Kazakhstan ini negara luas, secara geografis seluas Eropa Barat, namun penduduknya relatif kecil hanya 15 juta jiwa," imbuhnya.
Menurut Marty Kazakhstan adalah negara yang kaya akan minyak. Di lain sisi, menurut Marty, Kazahkstan membutuhkan kelapa sawit.
"Jadi ini salah satu bentuk kerjasama yang kita bayangkan, kelapa sawit digabungkan dengan minyak bumi. Sementara kerjasama non government, di investasi ban kalau tidak salah, dan investasi kendaraan dan lainnya. Selain itu juga ada pembahasan regional, saat ini Kazakhstan juga sebagai ketua OKI, pada tingkat kementerian luar negeri, Kazakhstan tentu menampilkan sosok OKI di Indonesia, dengan Islamnya yang moderat dan menjunjung tinggi dialog antar agama," tutupnya.
(mpr/nrl)
Minggu, 08 April 2012
Kamis, 15 Maret 2012
Suaro Hati - Calon Bos Bank Dunia, RI Punya Sri Mulyani & Malaysia Dukung Jeffrey Sachs
Kamis, 15/03/2012
Wahyu Daniel - detikFinance
Jakarta - Nama-nama kuat calon Presiden Bank Dunia pengganti Robert Zoellick mulai bermunculan. Selain Sri Mulyani, Hillary Clinton, saat ini ada Ekonom Jeffrey D. Sachs yang didukung Malaysia.
Jeffery sudah secara terang-terangan mengatakan mengincar posisi tertinggi Bank Dunia tersebut. Menurut Sachs, dia sudah berbicara kepada para pemimpin dunia dari negara berkembang untuk meminta dukungan seperti Kenya, Malaysia, dan Namibia.
Memang Jeffrey merupakan salah satu ekonom terkenal di AS. Dia pernah menjadi salah satu profesor termuda di Universitas Harvard.
"Sampai saat ini telah ada 11 presiden Bank Dunia, dan tidak satu pun dari mereka yang ahli dalam mengembangkan ekonomi internasional," kata Sachs seperti dikutip dari Washington Post, Kamis (15/3/2012).
Dia mengatakan, selama ini memang Bank Dunia dipimpin oleh orang asal AS. Saat ini butuh tak hanya sekedar dukungan Gedung Putih saja, namun juga dukungan dari negara berkembang.
Selain Sachs, saat ini dari AS ada beberapa calon Presiden Bank Dunia seperti John Kerry, lalu Menlu AS Hillary Clinton. Namun belum jelas apakah keduanya berminat. "Penunjukkan ini bakal bersifat politis," kata Sachs.
Saat ini negara-negara berkembang sedang berebut posisi nomor satu di Bank Dunia setelah Robert Zoellick menyatakan mundur. Salah satu yang berpotensi menduduki jabatan itu adalah Direktur Bank Dunia Sri Mulyani.
Seperti di 2011 saat Dominique Trauss-Kahn mundur sebagai bos IMF, negara-negara berkembang seperti Brasil dan Filipina menyatakan saatnya mengubah tradisi bahwa orang AS selalu memimpin Bank Dunia dan orang Eropa memimpin IMF. Namun ini tradisi tersebut belum bisa diubah di IMF.
Sebelumnya, Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani terus diunggulkan menjadi calon Presiden Bank Dunia menggantikan Robert Zoellick yang bakal mundur akhir Juni 2012. Sri Mulyani menguasai 81% suara polling!
Dalam situs www.worldbankpresident.org, dibuat sebuah polling soal siapa yang bakal menjadi Presiden Bank Dunia selanjutnya. Ada 9 calon dari negara berkembang yang masuk polling tersebut. Namun memang poling ini tak bisa dijadikan patokan. Apalagi sejak 1944, Presiden Bank Dunia selalu dimonopoli oleh Amerika Serikat. Namun saat ini calon dari negara berkembang bisa naik karena posisi ekonominya lebih baik.
Dalam siaran pers Bank Dunia dikatakan, Dewan Eksekutif Bank Dunia telah menyepakati 5 kriteria untuk calon Presiden barunya yaitu:
- Terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin
- Berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik
- Mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas
- Memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerjasama multilateral
- Dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, dan menjalani kewajiban seorang Presiden secara imparsial dan obyektif.
Seorang calon harus berasal dari salah satu negara anggota Bank Dunia. Setelah proses pencalonan ditutup, Dewan Eksekutif akan membentuk shortlist berisikan maksimum tiga nama, lalu mempublikasikan shorlist tersebut dengan persetujuan ketiga nama yang bersangkutan.
Selanjutnya, Dewan Eksekutif akan mewawancarai ketiga calon dengan harapan bisa mencapai konsensus sebelum 'Spring Meetings' (pertemuan tahunan musim semi) pada April 2012 mendatang.
(dnl/hen)
Selasa, 14 Februari 2012
Suaro Hati - Indonesia Satu-satunya negara yg pernah Keluar dari PBB
Written By bangdex on 23 Mar 2011 | 17:43
Sampai detik ini, Indonesia
merupakan satu-satunya negara yang pernah keluar dari PBB. Bergabung
pertama kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia
menarik keanggotaannya pada tahun 1965.R.
Soekarno, presiden Indonesia saat itu sangat berang dengan keputusan PBB
mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak
tetap Dewan Keamanan PBB.
Kemudian Soekarno mendirikan Conefo (Konferensi Negara-Negara Kekuatan ...Baru)
sebagai tandingan PBB. Sebelum keluar dari PBB, Soekarno sempat
menyampaikan pidato dengan berapi-api di Sidang Umum PBB yang isinya
meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya ke luar
Amerika Serikat. Bukan hanya pidatonya saja yang brhasil mendapat
berkali-kali tepukan tangan, namun Soekarno juga sukses menyelenggarakan
Ganefo (tandingan Olimpiade versi Conefo) yang diikuti 2.250 atlet dari
48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput
sekitar 500 wartawan asing.
Saat-saat itulah terakhir kali Indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani di seluruh dunia. Semoga lahir dan MENJADI ABDI Bangsa dan Negara ribuan Soekarno-Soekarno Indonesia, yang murni berjuang demi bangsa dan negara.
SUMBER : PRADA SAM
Minggu, 12 Februari 2012
Suaro Hati - Sejarah Perang Dunia Kedua
Perang dunia II ini berkaiatan dengan perang dunia I, dan penyebab terjadinya perang dunia II juga di kelompokkan menjadi sebab-sebab umum dan sebab khusus.
Sebab-Sebab Umum PD II
1. Dalam bidang politik penyebab terjadinya perang adalah kegagalan LBB yang tidak sanggup menjamin perdamaian sehingga terjadi perlombaan senjata dan politik alliansi atau politik mencari kawan, yang terdiri dari tiga blok besar yaitu Blok Perancis, (demokrasi), Blok Jerman (Fascis/Nazi) Blok Rusia (komunis).
2. Bidang ekonomi timbul politik ekonomi yang bersifat imperialis, dalam rangka kepentingan industri dalam negeri masing-masing negera, sehingga terjadi perebutan daerah-daerah jajahan. Salah satu contohnya misalnya Jerman dengan politik LIBENSRUM ingin menguasai Eropa Tengah, Jepang dengan politik Hakko-I-Chiu ingin menguasai Asia Timur Raya dan Itali dengan politik ITALIA IRREDENTA nya ingin menguasai daerah yang luas seperti Romawai kuno. Silahkan Anda bandingkan ketiga politik tersebut !
3. Dalam bidang kerohanian yang timbul adalah pertentangan antara faham demokrasi dengan faham Fascisme/Nazi dan juga dengan faham komunisme karena ketiganya tidak mungkin dapat berjalan bersama salah satu harus menang dan menghancurkan lainnya. Disamping itu juga adanya faham nasionalisme yang sangat menimbulkan kecongkakan suatu bangsa dan memandang rendah bangsa lain. Contohnya seperti Jerman yang terpenting pada dasarnya adalah politik balas dendam Jerman akibat dari perjanjian Versailles yang merusak bangsa Jerman sehingga hal ini yang menyebabkan pecahnya perang dunia II.
Sebab Khusus Perang Dunia II
Meletusnya perang dunia II disebabkan Hitler menuntut Krek Dancig dari Polandia, dan tidak mengaku perjanjian Versailles, karena Polandia menolak maka tanggal 3-9-1939 Inggris dan Perancis menyatakan perang kepada Jerman, dengan demikian perang dunia tidak terelakan lagi.
Pada awalnya diberbagai front/daerah pertempuran, blok As/poros banyak memperoleh kemenangan sehingga kekuatan Jerman, Italia semakin mantap tetapi setelah masuknya Rusia dan USA kedalam perang tersebut, maka kemenangan perang beralih ke pihak sekutu.
Perang midway dan laut karang adalah suatu awal kemenangan pihak sekutu juga berhasil dengan gemilang melakukan pendaratan di Normanda, Pantai Barat Perancis dan sebagai akibatnya pasukan Jerman dipukul mundur diberbagai tempat yaitu di Uni Soviet, Perancis dan Belgia.
Pada tanggal 30 April 1945, pasukan Uni Soviet memasuki Berlin dan Asia Timur. Akhirnya Berlin jatuh ke tangan Uni Soviet dan pada saat yang sama pasukan sekutu memasuki Berlin dan Asia Barat. Ibu kota Jerman diduduki emat pasukan kepada Sekutu dan Uni Soviet.
Untuk mengakhiri perang dunia II di wilayah pasifik, maka sekutu menjatuhkan bom atom di Hirosima tanggal 6 Agustus 1945. Kemudian di Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Dan sebagai akibatnya Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945, resmi di atas kapal Missouri di Teluk Tokyo tanggal 2 September 1945.
Sebagai akhir dari perang dunia II tersebut masing-masing negara yang kalah menanda tangani perjanjian Potsdam tanggal 2 Agustus 1945.
Konsekuensi dari perjanjian tersebut di samping daerah-daerah kekuasannya diperkecil juga negara yang kalah harus membayar kerugian perang. Untuk Jerman lebih berat karena Jerman terbagi dua wilayah yaitu Jerman Barat dikuasai sekutu dan Jerman Timur berada di bawah kekuasaan Uni Soviet.
Suaro Hati - Sejarah Krisis Ekonomi Amerika Serikat
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mencapai kesepakatan dengan para kreditornya yaitu Rusia, Jepang, dan China, terkait utang sebesar US$ 14.3 trilyun yang sebagian diantaranya jatuh tempo pada 2 Agustus 2011. Seperti yang sudah diduga sebelumnya, AS tidak membayar utang yang jatuh tempo tersebut menggunakan uang tunai, melainkan menggunakan utang lagi, yaitu sebesar US$ 2.1 trilyun.
Utang baru sebesar US$ 2.1 trilyun tersebut akan jatuh dalam 10 tahun ke depan, dan akan dibayar menggunakan uang sebesar US$ 2.4 trilyun yang diperoleh dari penghematan anggaran belanja negara. Dengan asumsi bahwa AS mampu menghemat pengeluaran, maka utang tersebut akan lunas sepuluh tahun mendatang. Namun kalau belajar dari pengalaman, biasanya nantinya utang tersebut akan diperpanjang lagi, entah sampai kapan. Jika utang tersebut kita ibaratkan sebagai bom waktu, maka bom tersebut tidak pernah dijinakkan, melainkan hanya ditunda waktu meledaknya.
Pertanyaannya, apakah di masa lalu ‘bom’ seperti itu pernah meledak? Dan ketika itu terjadi, apa yang terjadi selanjutnya?
Keberhasilan AS menjadi negara adidaya pada saat ini, salah satunya adalah karena gencarnya kegiatan percepatan pembangunan, dengan mengandalkan utang. Namun di masa lalu, Amerika Serikat pernah beberapa kali gagal dalam membayar utang, baik utang pemerintahnya maupun akumulasi dari utang-utang warganya, yang berlanjut pada krisis finansial besar-besaran. Oke, mari kita runut sejarahnya.
Krisis pertama di AS terjadi pada tahun 1819, yang dikenal sebagai ‘Panic of 1819’. Krisis tersebut merupakan akhir dari ekpansi ekonomi besar-besaran yang terjadi di seluruh penjuru negeri, setelah AS memenangkan perang melawan Inggris pada tahun 1812. Pasca perang, didukung oleh kondisi politik yang kondusif, para bank lokal mulai memberikan pinjaman kepada para pekerja, pengusaha, dan siapapun yang hendak membangun rumah, tempat usaha, dan sebagainya. Ekonomi pun berkembang pesat. Namun masyarakat AS ketika itu lupa bahwa Pemerintah AS juga berhutang ke bank lokal untuk membiayai perangnya. Ketika kegiatan perekonomian mulai berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan, yang dimulai dari menurunnya permintaan Eropa akan impor bahan makanan dari AS, maka ketika itulah para pengusaha mulai gagal membayar utangnya ke bank. Pemerintah AS sendiri tidak bisa menutupi utang-utang warganya, karena dia sendiri juga punya utang segunung. Alhasil, AS mengalami krisis ekonomi pertamanya, dimana puluhan bank terpaksa tutup, pengangguran merebak dimana-mana, dan ratusan orang dipenjara karena tidak mampu membayar utangnya.
Krisis selanjutnya terjadi pada tahun 1857, yang lagi-lagi diawali oleh ekspansi para bank dalam mengucurkan utang. Ketika itu, ekspor bahan makanan dan hasil bumi dari pantai timur AS (New York dan sekitarnya) ke Eropa mulai kembali menurun, sehingga banyak warga AS yang tinggal di pesisir timur berpindah ke barat (California dan sekitarnya) untuk mencari penghidupan baru. Mereka menggunakan kereta api untuk perjalanan. Alhasil bisnis jasa transportasi kereta api meraup untung besar, dan mendorong para bank untuk mengucurkan kredit ke perusahaan-perusahaan kereta api. Krisis ekonomi dimulai ketika para warga AS, yang sebagian besar merupakan petani, menemukan bahwa lahan di barat ternyata gersang dan tidak bisa dipakai untuk bercocok tanam, sehingga selanjutnya tidak ada lagi orang yang bepergian ke barat. Ketika perusahaan kereta api tidak lagi memperoleh penumpang, maka mereka satu per satu mulai bangkrut, dan ikut menyeret bank yang memberi mereka pinjaman. Puncak dari krisis tahun 1857 ini terjadi ketika salah satu perusahaan asuransi terbesar di AS kala itu, Ohio Life Insurance, mengalami gagal bayar sebesar US$ 7 juta dan bangkrut, nilai yang sangat besar untuk ukuran saat itu.
Krisis ketiga terjadi pada tahun 1930-an, yang dikenal dengan ‘Great Depression’. Penyebabnya masih sama: utang. Pada krisis kali ini, utang tersebut mulai melibatkan pasar modal. Diawali dari kejatuhan pasar modal Wall Street pada bulan Oktober 1929, AS dirundung krisis ekonomi besar yang baru bisa pulih sekitar sepuluh tahun kemudian. Itupun berkat Perang Dunia II, dimana ekonomi AS ketika itu mulai bergerak kembali karena banyak perusahaan menerima pesanan senjata dan pesawat terbang dari negara-negara di Eropa.
Penyebab dari kejatuhan Wall Street tersebut tak lain adalah karena pasar modal AS mengalami bubble yang sangat parah sebelumnya. Sebelum terjadinya crash, saham-saham di Wall Street terus saja naik dengan cepat, hingga rata-rata PER pada saham-saham di indeks Standard & Poor’s sempat mencapai 32.6 kali, sangat mahal! Kenaikan harga saham yang terlalu cepat tersebut didorong oleh aksi sekuritas dan bank, yang memberikan pinjaman dalam jumlah besar kepada para investor dan trader, untuk terus membeli saham, termasuk dengan cara short selling. Ketika orang-orang mulai sadar bahwa harga-harga saham sudah terlalu mahal, maka mereka langsung menjual sahamnya, dan diikuti oleh para pelaku pasar lainnya yang panik, sehingga Wall Street langsung anjlok. Indeks saham paling terkemuka di AS, Dow Jones, terus saja turun hingga tahun 1932. Pada saat itu, Dow telah turun ke posisi 41.22, atau 89% lebih rendah dibanding posisi sebelum krisis.
Setelah ‘Great Depression’, hingga saat ini AS belum pernah mengalami krisis besar lagi. Dow memang sempat beberapa kali mengalami koreksi besar, termasuk pada tahun 2008 lalu, yang biasanya juga disebabkan oleh bubble. Namun koreksi-koreksi tersebut tidak pernah sampai separah koreksi yang terjadi pada tahun 1930. Sayangnya seolah tidak mau belajar dari pengalaman, AS kemudian berhutang lagi. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir utang tersebut terus saja meningkat. Pada tahun 2005 lalu, utang AS ‘hanya’ US$ 7.9 trilyun, sebelum kemudian menjadi US$ 14.3 trilyun pada saat ini.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Ketika Indonesia mengalami krisis pada tahun 1998 dan 2008, penyebabnya juga utang. Pada 1998, para pengusaha yang memiliki utang dalam mata uang US$ mendadak tidak mampu melunasi kewajibannya, karena utang mereka tiba-tiba membengkak, yang disebabkan oleh pelemahan kurs Rupiah terhadap Dollar. Beberapa orang mengatakan bahwa krisis 1998 sebenarnya diciptakan oleh AS, yang dengan sengaja mempermainkan mata uang Asia, termasuk Rupiah, agar Indonesia menjadi berhutang kepada International Monetary Fund (IMF). Sebab para pengusaha Indonesia seharusnya masih mampu membayar utangnya andai kata Rupiah tidak melemah terhadap US$.
Sementara pada tahun 2008, yang punya utang adalah warga AS, yaitu utang untuk kredit perumahan, bukan Indonesia. Sedangkan kondisi ekonomi Indonesia ketika itu relatif baik-baik saja. Makanya krisis yang terjadi di Indonesia pada tahun 2008 tidak separah krisis yang terjadi pada tahun 1998. Pada tahun 2008, IHSG ‘hanya’ turun hingga setengahnya, sebelum kemudian menguat kembali dan mencapai posisi pada saat ini.
Dari rentetan kejadian diatas, maka kita bisa mengambil beberapa kesimpulan:
1. Krisis ekonomi biasanya diawali dari pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat, yang bahkan terkadang diiringi dengan euforia. Padahal pertumbuhan tersebut tidak ditopang oleh sektor riil dan makro fundamental. Jarang terjadi sebuah krisis tanpa diawali oleh kondisi finansial yang super-kondusif terlebih dahulu.
2. Ekspektasi alias harapan yang berlebihan akan pendapatan yang besar di masa depan, hanya akan berakhir pada kejatuhan. Ketika bank meminjamkan uang ke para perusahaan kereta api, para bank ini berpikir bahwa perusahaan kereta api tersebut akan terus saja mencetak laba setiap tahunnya. Mereka kurang mempertimbangkan resiko-resiko tertentu yang bisa saja meyebabkan perusahaan kereta api tersebut bangkrut. So, be reasonable!
3. Sejarah membuktikan bahwa utang adalah biang kerok dari krisis. Memang, mengambil utang ke bank ataupun lembaga keuangan lainnya adalah baik, jika diiringi dengan pertimbangan yang matang. Namun diluar itu, maka utang yang anda pegang justru akan menjadi bom waktu.
4. Setiap kenaikan harga saham yang terlalu tinggi hingga bubble, hampir pasti akan berakhir dengan koreksi besar-besaran, yang itu artinya berhati-hatilah setiap kali IHSG naik terlalu cepat.
5. Meski demikian, koreksi tersebut akan berhenti ketika harga-harga saham sudah kembali murah, sehingga itulah saatnya untuk belanja saham kembali, karena pada dasarnya indeks saham akan terus naik dari waktu ke waktu. Ketika terjadi Great Depression, Dow Jones berada di posisi 41. Sementara ketika artikel ini ditulis, Dow sudah berada di posisi 12,132, atau telah menguat sekitar 300 kali lipat dalam waktu 80 tahun. Kecuali dunia kiamat pada 2012 nanti, rasa-rasanya tidak mungkin Dow bisa anjlok ke posisi 41 kembali.
Balik lagi ke masalah utang AS. Kira-kira apa yang akan terjadi pada perekonomian dunia seandainya AS benar-benar mengalami default? Jawabannya tentu saja akan terjadi krisis, dan harga-harga saham di seluruh dunia akan jatuh. Dan sayangnya, kita tidak akan bisa menghindarinya seandainya itu terjadi. Namun seperti yang sudah disebutkan diatas, yang namanya krisis tidak akan terjadi selamanya, dan hanya soal waktu saja sebelum keadaan menjadi normal kembali. Kabar baiknya kalau berdasarkan sejarah, krisis seperti itu jarang terjadi. Paling sering hanya setiap 10 tahun sekali. Mengingat Mr. Obama berhasil menunda waktu ledakan dari ‘bom’ yang dia pegang hingga 10 tahun ke depan, maka untuk saat ini bolehlah kita bersantai sejenak, kecuali jika nanti ada perkembangan baru soal utang Amerika ini. Sumber: (teguhidx.blogspot.com)
Kamis, 12 Januari 2012
SUARO HATI - Pakar Nuklir Iran Tewas Dibom
| Thursday, 12 January 2012 | |
|
TEHERAN– Pakar nuklir Iran Mostafa Ahmadi Roshan tewas dan dua orang
terluka saat sebuah bom magnet meledak di luar Universitas Allameh
Tabatai, Teheran timur, kemarin.
Bom itu ditempelkan di sebuah mobil oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor.Mostafa merupakan pakar nuklir yang bekerja di fasilitas pengayaan uranium Natanz. “Pagi ini seorang pengendara sepeda menempelkan sebuah bom pada mobil Peugeot 405 yang meledak,” kata Deputi Gubernur Teheran Safar Ali Bratloo kepada kantor berita ILNA. Ledakan terjadi di luar Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Allameh Tabatai.“Mostafa meninggal dunia dan dua orang yang terluka dibawa ke rumah sakit,”tutur Bratloo. Universitas Sharif, tempat pakar nuklir itu pernah menimba ilmu, menyatakan bahwa Mostafa memiliki keahlian dalam pembuatan membran polymeric yang digunakan untuk memisahkan gas. Iran menggunakan pemisahan gas untuk pengayaan uranium. Universitas Sharif merupakan perguruan tinggi teknik yang paling bagus di Teheran. Gubernur Teheran menuding Israel menjadi dalang pengeboman kali ini, karena memiliki kemiripan dengan pembunuhan terhadap para pakar nuklir Iran lainnya.“Tanggung jawab atas ledakan ini berada pada rezim Zionis.Metode aksi teroris ini serupa dengan aksiaksi sebelumnya yang menargetkan pakar nuklir Iran,” tegas Bratloo kepada televisi berbahasa Arab di Iran,Al-Alam. Tiga pakar nuklir Iran terbunuh pada 2010 dan 2011 saat mobil mereka meledak akibat bom. Salah satu serangan bom terjadi tepat dua tahun silam pada 11 Januari 2010 yang menewaskan pakar nuklir Masoud Ali Mohammdi. Kepala Organisasi Atom Iran Fereydoun Abbasi berhasil lolos dari upaya pembunuhan pada November 2010. Saat itu Fereydoun dan istrinya keluar dari mobil, hanya beberapa saat sebelum bom meledak. Berbagai serangan itu menurut pejabat Iran merupakan operasi pembunuhan yang dilakukan agen intelijen Israel, Mossad, dengan kemungkinan bantuan dari Amerika Serikat (AS).Serangan terbaru terjadi saat ketegangan terkait program nuklir Iran kian meningkat. Barat dan Israel menuduh Iran melakukan riset pengembangan bom atom.Tuduhan itu disangkal Teheran. Israel mengancam melancarkan serangan udara di fasilitas nuklir Iran.AS juga menegaskan semua opsi tetap ada dalam menghadapi Iran, termasuk aksi militer. Teheran mengancam menutup Selat Hormuz jika militer asing menyerang negaranya.Penutupan selat itu dapat mengakibatkan harga minyak naik dan memicu krisis ekonomi global. IAEA lusa kemarin menyatakan Iran telah memulai pengayaan uranium di fasilitas bawah tanah di Fordo.AS, Inggris, Prancis,Jerman,dan Italia menganggap perkembangan ini dengan sangat khawatir. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mendesak Teheran kembali ke perundingan dengan kekuatan Barat terkait program nuklirnya. “Langkah ini sekali lagi menunjukkan rezim Iran menghindari tanggung jawabnya dan negara itu semakin mengisolasi diri,” paparnya, dikutip Reuters.“Tidak ada pembenaran untuk produksi ini.Pengayaan semacam ini membawa Iran semakin mendekati kemampuan untuk memproduksi uranium pengayaan tinggi untuk senjata.” Direktur Eksekutif Asosiasi Kontrol Persenjataan Daryl Kimball menyambut seruan Hillary untuk solusi negosiasi. “AS dan mitranya P5+1,China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Inggris, harus terus menyiapkan dan mendorong perundingan dengan Iran serta terus membuat proposal konstruktif untuk diskusi,”katanya. Komandan Angkatan Laut AS Admiral Jonathan Greenert mengaku kurang tidur karena sedang membuat persiapan untuk potensi konflik di Selat Hormuz. “Jika Anda bertanya apa yang membuat saya bangun waktu malam, itu Selat Hormuz dan kegiatan di Teluk Arab,”tuturnya. Greenert tidak menjelaskan apa langkah-langkah Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. Tapi saat ditanya mengapa Selat Hormuz membuatnya bangun malam hari, dia menjawab bahwa dia seorang yang terorganisasi, seorang pelatih, dan seorang yang bersiap-siap. Dia akan memastikan bahwa mereka memiliki peralatan yang tepat untuk melakukan sesuatu dengan benar. AS menegaskan tidak akan membiarkan Iran memblokade Selat Hormuz.Petinggi militer AS Jenderal Martin Dempsey akhir pekan lalu mengatakan bahwa tindakan Iran tidak akan ditoleransi. syarifudin |
Selasa, 10 Januari 2012
Suaro Hati - Cerita Soekarno di Caen, Perancis
Soekarno, selain merupakan seorang proklamator kemerdekaan dan Presiden pertama RI, juga dikenal sebagai salah seorang pendiri dan tokoh Gerakan Non Blok (GNB). Bersama-sama dengan Josep Broz Tito (Yugoslavia), Jawaharal Nehru (India) dan Gamal Abdul Naseer (Mesir), beliau berhasil merangkul banyak negara untuk melakukan gerakan yang tidak memihak kepada salah satu blok di era perang dingin. Begitu kuatnya pengaruh GNB pada situasi internasional dewasa itu, maka negara-negara yang terlibat pada perang dingin pun menaruh hormat kepada GNB dan para pendirinya. Bukti bahwa GNB disegani tampak di salah satu bagian museum perang dunia kedua di Caen, Perancis. Di museum yang terletak di kota yang berjarak 12 km dari pantai Normandia, tempat mendaratnya pasukan sekutu saat akan menyerbu Jerman waktu perang dunia kedua, dapat ditemukan cerita tentang Soekarno dan tokoh-tokoh GNB. Cerita Soekarno sendiri digambarkan melalui keberadaan 3 majalah internasional yang memuat cover story Soekarno, buku “Sukarno” karya Cindy Adams, 1 set koleksi perangko dan 1 uang kertas bergambar Soekarno, dan sebuah kartu pos hari pertama tentang Konperensi Asia Afrika yang diterbitkan oleh kantor pos Filipina.
http://ceritaindonesia.wordpress.com/
Minggu, 08 Januari 2012
Suaro Hati - RI Tak Perlu Minta Maaf ke Papua Nugini
Sabtu, 7 Januari 2012
VIVAnews - Sebuah insiden terjadi di langit Indonesia pada 29 November 2011. Saat itu, pesawat TNI Angkatan Udara mendekati pesawat asing yang membawa Deputi Perdana Menteri Papua Nugini, Belden Namah. Dengan alasan, ada permasalahan teknis dalam flight clearance.
Kasus ini mengemuka kemarin, saat ABC Radio Australia memberitakan, dua pesawat militer Indonesia hampir bertabrakan dengan pesawat jet yang ditumpangi wakil PM dan para pejabat senior Papua Nugini. Kala itu mereka baru pulang dari tugas di Malaysia. Juga disebut, Papua Nugini murka dan mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Terkait hal itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Hartind Asrin mengatakan, itu adalah bagian tugas TNI AU. "Mereka mendeteksi ada pesawat tak dikenal melintas teritori Indonesia, kedaulatan Indonesia. Langsunglah pesawat tempur kita, Sukhoi terbang dalam jarak 3 mil," kata dia, Sabtu 7 Desember 2011.
Dia menambahkan, semua pesawat yang melewati teritori ini harus memiliki izin. "Kalau tidak punya maka dinyatakan intercept. Intercept itu istilahnya pesawat ini akan kita perintahkan mendarat lalu diperiksa di bawah."
Namun, peristiwa saat itu, pesawat tak sampai harus turun ke bawah. "Setelah diadakan komunikasi antar pilot. Setelah mendapat konfirmasi dan mengecek kode di lambung pesawat ternyata benar, ok go ahead," kata dia.
Setelah dicek, Hartind menambahkan, ternyata ada suratnya. Ternyata terjadi keterlambatan kedatangan surat security clearance. Namun, "apapun ceritanya kalau ada kapal melintas di wilayah Indonesia tanpa izin, intercept," tegas dia.
Pihak Indonesia pun tak perlu minta maaf. "Tidak ada minta maaf dari pihak kita. Kita tidak intercept dia, kita hanya shadowing dia, bayang-bayangi saja."
Hartind juga membantah ada ancaman dari pihak Papua Nugini, bahwa mereka akan mengirim pulang duta besar kita. "Itu omong kosong. Tidak benar. Saya sudah cek."
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa juga telah memanggil Duta Besar Papua Nugini di Jakarta, Peter Ilau, untuk menjelaskan masalah intersepsi ini pada Jumat sore, 6 Januari 2012.
Dalam siaran pers yang diterima VIVAnews, Kementerian Luar Negeri menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan Indonesia, dalam hal ini TNI Angkatan Udara untuk melakukan intersepsi terhadap pesawat dimaksud telah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Indonesia dan di negara-negara lain pada umumnya.
"Hal ini dilakukan karena terdapat perbedaan data antara flight clearance yang dimiliki Kohanudnas dan hasil tangkapan radar bandara maupun radar Kohanudnas. Intersepsi yang dilakukan oleh pesawat TNI AU sesuai dengan prosedur dan tidak pernah membahayakan pesawat dimaksud."
Dan atas penjelasan Menteri Luar Negeri itu, Duta Besar PNG di Indonesia menyampaikan apresiasi. Duta Besar akan meneruskan pesan tersebut kepada Pemerintahnya. (umi)
• VIVAnews
Minggu, 01 Januari 2012
Suaro hati - Menyoal Deal dan Kesepakatan PT Freeport dengan Buruh
Black Horse , kamis 15 Des '11
Pada Rabu, 14 Desember 2011 koran-koran mainstream tanah air hampir serempak menurunkan berita “gembira”, karena PT Freeport akan segera beroperasi kembali di Timika, Papua setelah terjadi deal dan kesepakatan antara Serikat Pekerja dan Manajemen Freeport. Koran Kompas misalnya menurunkan laporannya berjudul “PKB Freeport Disepakati”, sementara Detik Finance memberi judul “Serikat Pekerja dan Manajemen Freeport Berdamai“
Benar bahwa kesepakatan bersama antara PUK SPSI yang diwakili oleh Sudiro (ketua SPSI) dan PT Freeport Indonesia diwakili Armando Mahler yang disaksikan langsung oleh Tim Pemerintah dan Richard Adkerson -The Big Boss, super CEO Freeport dan salah satu eksekutif terkaya dunia, saat ini ada di Jakarta- ikut menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan itu. Kesepakatan dan deal itu berlangsung di kantor PT Freeport Indonesia Plaza 89 -poin-poin yang disepakati nanti akan di sampaikan di Timika.
Tentu kita senang, semoga kesepakatan yang dicapai ini menjadi yang terbaik bagi kita semua dari sudut pandang kemanusiaan dan bagi karyawan dan buruh yang mogok kerja.
Namun, dalam gempita gembira buruh Freeport dan PT Freeport yang telah “berkorban” besar dan “deal besar” dengan buruh yang mogok itu, ada pertanyaan yang masih menggelantung. Apa kira-kira konsekuensi dari deal dan kesepakatan itu? Adakah pengorbanan ini isyarat baik bagi Republik ini? Atau deal ini justru menutup pintu RENEGOISASI Indonesia dan PT Freeport yang semestinya memberikan faedah yang lebih besar bagi jutaan bangsa Indonesia, dan tak lagi sekadar bagi 9000 buruh yang mogok?
Kemudian, bukankah deal itu terjadi hanya antara perusahaan dan serikat buruh?. Lalu bagaimana antara perusahaan dan warga lokal (pribumi) yang juga nasibnya lebih menderita? Apa konsekwensi dari deal itu? Adakah jaminan buat warga pribumi disana?
Selain menyoal nasib pribumi yang tak jelas nasibnya, juga menyoal bagaimana nasib belasan pekerja yang tempias karena peluru polisi dan penembak misterius dalam 3 bulan pemogokan ini? Kira-kira siapa yang bakal menuntut keadilan atas darah-darah mereka? Apa tanggung jawab dan pembelaan SPSI atas rekan-rekan mereka yang mati?
Kita malah berprasangka baik, jika yang disebut-sebut deal besar ini semua, tak lebih dari sebuah ilusi dan fatamorgana. Sebab sedari awal semestinya yang berpusat dan menjadi perhatian besar pada Freeport adalah soal RENEGOSIASI kontrak. []
Sabtu, 31 Desember 2011
Suaro hati - Obama Minta Iran Kembalikan Pesawat Spionase
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 15-Des-2011, 17:10:27 WIB
KabarIndonesia - Untuk memulai perang di Iran maka Amerika serikat meluncurkan pesawat mata-mata agar memudahkan memonitor sasaran militer di Negara Iran. Beberapa waktu yang lalu Iran berhasil menembak jatuh pesawat mata-mata tersebut walaupun di bantah keras oleh gedung Putih.
Televisi Iran memperlihatkan kepada dunia Internasional sebagai pesawat mata-mata tanpa awak yang ditembak jatuh dari wilayah udara negara itu. Penayangan ini dilakukan setelah para pejabat AS menyatakan keprihatinan dan mati-matian membantah mereka mengoperasikan pesawat mata-mata tanpa awak, walau belakangan mengakui.
Pasukan Iran menemukan pesawat yang menyusupi wilayah udara negara Iran untuk kegiatan memata-matai. Setelah memasuki bagian Timur negara Iran, pesawat ini jatuh ke dalam perangkap angkatan bersenjata dan jatuh di Iran dengan kerusakan minimal.
Menurut pejabat militer Iran , pesawat tak berawak itu "dilengkapi dengan pengawasan yang sangat maju, pengumpul data, komunikasi elektronik, dan sistem radar." Pesawat semacam itu, telah dirancang untuk menghindari sistem radar. Ini adalah teknologi terbaru dari pesawat canggih yang digunakan oleh Amerika Serikat. Teknologi yang digunakan dalam pesawat ini sudah digunakan dalam B2 dan pesawat F35, Pesawat itu dikendalikan dan dipandu melalui link satelit dan stasiun di darat di Afghanistan dan Amerika Serikat.
RQ-170 telah digunakan di Afghanistan selama beberapa tahun. Para pejabat AS mengakui bahwa militer kehilangan kontrol dari salah satu pesawat tersembunyi itu saat menerbangkan misi di Afghanistan barat. Pemerintahan Obama menyampaikan permintaan resmi ke pemerintah Iran untuk meminta kembali pesawat pengintai tak berawak AS yang ditangkap angkatan bersenjata Iran pekan lalu. Sekalipun pihak Iran telah lebih dulu menyatakan mereka tidak akan mengembalikannya, AS tidak terlalu berharap Iran akan mengabulkan permintaan mereka.
Iran mengkritik Pemerintah Amerika Serikat, yang tanpa dosa membuat pernyataan tersebut. Bukannya mereka keluarkan sebuah permintaan maaf resmi dan mengakui kejahatan mereka. Pemerintah AS harus siap menghadapi konsekuensi atas perbuatan yang mereka lakukan. Iran menyatakan pihaknya telah membajak secara elektronik dan menyetir pesawat tersebut untuk mendarat, ketika melintas di wilayah udara Iran, di sekitar perbatasan dengan Afghanistan.
Presiden Barack Obama mengatakan bahwa AS menginginkan pesawat rahasia mereka dikembalikan.
"Kami telah meminta agar pesawat kami dikembalikan. Kita akan melihat bagaimana Iran menanggapinya," kata Obama. NATO mengatakan mereka kehilangan kendali atas pesawat pengintai tak berawak dengan misi terbang ke Afghanistan barat pekan lalu. (*)
KabarIndonesia - Untuk memulai perang di Iran maka Amerika serikat meluncurkan pesawat mata-mata agar memudahkan memonitor sasaran militer di Negara Iran. Beberapa waktu yang lalu Iran berhasil menembak jatuh pesawat mata-mata tersebut walaupun di bantah keras oleh gedung Putih.
Televisi Iran memperlihatkan kepada dunia Internasional sebagai pesawat mata-mata tanpa awak yang ditembak jatuh dari wilayah udara negara itu. Penayangan ini dilakukan setelah para pejabat AS menyatakan keprihatinan dan mati-matian membantah mereka mengoperasikan pesawat mata-mata tanpa awak, walau belakangan mengakui.
Pasukan Iran menemukan pesawat yang menyusupi wilayah udara negara Iran untuk kegiatan memata-matai. Setelah memasuki bagian Timur negara Iran, pesawat ini jatuh ke dalam perangkap angkatan bersenjata dan jatuh di Iran dengan kerusakan minimal.
Menurut pejabat militer Iran , pesawat tak berawak itu "dilengkapi dengan pengawasan yang sangat maju, pengumpul data, komunikasi elektronik, dan sistem radar." Pesawat semacam itu, telah dirancang untuk menghindari sistem radar. Ini adalah teknologi terbaru dari pesawat canggih yang digunakan oleh Amerika Serikat. Teknologi yang digunakan dalam pesawat ini sudah digunakan dalam B2 dan pesawat F35, Pesawat itu dikendalikan dan dipandu melalui link satelit dan stasiun di darat di Afghanistan dan Amerika Serikat.
RQ-170 telah digunakan di Afghanistan selama beberapa tahun. Para pejabat AS mengakui bahwa militer kehilangan kontrol dari salah satu pesawat tersembunyi itu saat menerbangkan misi di Afghanistan barat. Pemerintahan Obama menyampaikan permintaan resmi ke pemerintah Iran untuk meminta kembali pesawat pengintai tak berawak AS yang ditangkap angkatan bersenjata Iran pekan lalu. Sekalipun pihak Iran telah lebih dulu menyatakan mereka tidak akan mengembalikannya, AS tidak terlalu berharap Iran akan mengabulkan permintaan mereka.
Iran mengkritik Pemerintah Amerika Serikat, yang tanpa dosa membuat pernyataan tersebut. Bukannya mereka keluarkan sebuah permintaan maaf resmi dan mengakui kejahatan mereka. Pemerintah AS harus siap menghadapi konsekuensi atas perbuatan yang mereka lakukan. Iran menyatakan pihaknya telah membajak secara elektronik dan menyetir pesawat tersebut untuk mendarat, ketika melintas di wilayah udara Iran, di sekitar perbatasan dengan Afghanistan.
Presiden Barack Obama mengatakan bahwa AS menginginkan pesawat rahasia mereka dikembalikan.
"Kami telah meminta agar pesawat kami dikembalikan. Kita akan melihat bagaimana Iran menanggapinya," kata Obama. NATO mengatakan mereka kehilangan kendali atas pesawat pengintai tak berawak dengan misi terbang ke Afghanistan barat pekan lalu. (*)
Selasa, 27 Desember 2011
Suaro hati - Moffet Diminta Berhentikan Semua Manajemen Freeport
JUBI---Torei Negel Amungme selaku pendiri Lemasa dan
Pemimpin Suku Amungme, Tom Beanal dalam pernyataan sikapnya, Rabu
(7/12) meminta tegas kepada President Commisioner PT. Freeport Indonesia
(PT. FI), Jammes Bob Moffet selaku pemilik 90 persen saham Freeport
Indonesia untuk segera memberhentikan secara tidak hormat seluruh
anggota Menejemen PT FI.
“Ini harus dipahami karena semua hal yang sudah saya sebutkan sebelumnya!,” tersirat pernyataan Tom Beanal yang diperjelas Kepala Biro Monitoring Lemasa, Demianus Bebari yang didampingi juga Direktur Eksekutif Lemasa, Anthonius Alomang.
Selain permintaan tegasnya itu, Torei Negel menyatakan kalau selama ini pihaknya selalu memberi dukungan dan menghormati keberlangsungan operasi pertambangan PT. FI di wilayah adat Amungme-Kamoro sebagai obyek vital nasional (Obvitnas).
Bahkan dimintanya juga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyidikan atas indikasi tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme, yang telah melanggar undang-undang anti korupsi yang dilakukan oleh manejemen PT. FI.
Moffet selaku President Commisioner PT. FI juga diminta untuk segera merubah sistem menejemen perusahaan yang lebih terbuka, dengan keterwakilan pemangku kepentingan dalam keanggotaan manejemen perusahaan dan melakukan audit terhadap PT. FI dengan menggunakan internasional auditor independen.
Torei Negel juga memohon Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono untuk meninjau kembali sistem Obvitnas, terutama sistem penempatan institusi TNI dan Polri dalam PAM Obvitnas PT. FI agar sedapatnya dilimpahkan menjadi tanggungjawab internal security perusahaan. Termasuk meninjau kembali kontrak karya kedua PT. FI dan pemerintah RI, dalam rangka mengembalikan martabat dan harga diri bangsa dan negara, khususnya harga diri dan martabat para pemilik tanah ulayat yang selama ini telah lama terinjak-injak oleh para pemodal asing (kapitalis).
Tidak ketinggalan kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI dan Kepala UP4B di Jakarta, untuk segera menyelesaikan permasalahan industrial antara SPSI PT. FI dengan manejemen PT. FI di Kabupaten Mimika, Papua. Termasuk meminta Menteri ESDM dan Kepala UP4B di Jakarta, untuk memfasilitasi sebuah perundingan antara LEMASA-LEMASKO dengan Freeport McMorran Copper and Gold Inc untuk membicarakan kewajiban perusahaan dalam bentuk kompensasi kepemilikan hak ulayat kepada masyarakat adat suku Amungme dan Kamoro serta Papua pada umumnya.
Menguatkan semuanya itu, Torei Negel juga menyatakan penutupan tambang jika dalam sebulan, Freeport McMorran Coper and Gold Inc dan Pemerintah Republik Indonesia serta Menejemen PT. FI tidak berniat untuk merubah keadaan ini dan membiarkan situasi seperti sekarang ini berkelanjutan.
“Industri pertambangan ini tidak membawa manfaat bagi kami karena yang kami terima sampai dengan saat ini hanyalah penghancuran mitologi dan ekologi yang telah berdampak pada keterbelakangan, kebodohan serta kemiskinan, serta hancurnya tatanan kehidupan sosial kami,” tekan Torei Negel Tom Beanal dalam pernyataannya. (J/08)
“Ini harus dipahami karena semua hal yang sudah saya sebutkan sebelumnya!,” tersirat pernyataan Tom Beanal yang diperjelas Kepala Biro Monitoring Lemasa, Demianus Bebari yang didampingi juga Direktur Eksekutif Lemasa, Anthonius Alomang.
Selain permintaan tegasnya itu, Torei Negel menyatakan kalau selama ini pihaknya selalu memberi dukungan dan menghormati keberlangsungan operasi pertambangan PT. FI di wilayah adat Amungme-Kamoro sebagai obyek vital nasional (Obvitnas).
Bahkan dimintanya juga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyidikan atas indikasi tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme, yang telah melanggar undang-undang anti korupsi yang dilakukan oleh manejemen PT. FI.
Moffet selaku President Commisioner PT. FI juga diminta untuk segera merubah sistem menejemen perusahaan yang lebih terbuka, dengan keterwakilan pemangku kepentingan dalam keanggotaan manejemen perusahaan dan melakukan audit terhadap PT. FI dengan menggunakan internasional auditor independen.
Torei Negel juga memohon Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono untuk meninjau kembali sistem Obvitnas, terutama sistem penempatan institusi TNI dan Polri dalam PAM Obvitnas PT. FI agar sedapatnya dilimpahkan menjadi tanggungjawab internal security perusahaan. Termasuk meninjau kembali kontrak karya kedua PT. FI dan pemerintah RI, dalam rangka mengembalikan martabat dan harga diri bangsa dan negara, khususnya harga diri dan martabat para pemilik tanah ulayat yang selama ini telah lama terinjak-injak oleh para pemodal asing (kapitalis).
Tidak ketinggalan kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI dan Kepala UP4B di Jakarta, untuk segera menyelesaikan permasalahan industrial antara SPSI PT. FI dengan manejemen PT. FI di Kabupaten Mimika, Papua. Termasuk meminta Menteri ESDM dan Kepala UP4B di Jakarta, untuk memfasilitasi sebuah perundingan antara LEMASA-LEMASKO dengan Freeport McMorran Copper and Gold Inc untuk membicarakan kewajiban perusahaan dalam bentuk kompensasi kepemilikan hak ulayat kepada masyarakat adat suku Amungme dan Kamoro serta Papua pada umumnya.
Menguatkan semuanya itu, Torei Negel juga menyatakan penutupan tambang jika dalam sebulan, Freeport McMorran Coper and Gold Inc dan Pemerintah Republik Indonesia serta Menejemen PT. FI tidak berniat untuk merubah keadaan ini dan membiarkan situasi seperti sekarang ini berkelanjutan.
“Industri pertambangan ini tidak membawa manfaat bagi kami karena yang kami terima sampai dengan saat ini hanyalah penghancuran mitologi dan ekologi yang telah berdampak pada keterbelakangan, kebodohan serta kemiskinan, serta hancurnya tatanan kehidupan sosial kami,” tekan Torei Negel Tom Beanal dalam pernyataannya. (J/08)
Senin, 26 Desember 2011
Suaro hati - Kubu Islam Mendulang 65 Persen Pemilu Mesir
25 Dec 2011, 07:32:37 |
Internasional
Kairo, FaktaPos.com
- Pemilihan umum anggota parlemen Mesir tahap kedua dari tiga tahap
menempatkan kubu Islam dari Ikhwanul Muslimin dan Salafi di posisi
puncak dengan mendulang 65 persen suara.
Ketua Komisi Pemilu, Abdel Moiz Ibrahim, pada Sabtu petang, mengatakan, Partai Hurriyah wal Adalah dari Ikwanul Muslimin memperoleh 36,5 persen suara, sementara Partai An Nur dari Salafi meraih 28,78 persen.
Ikhwanul Muslimin tercatat 4.058.498 suara dari total 11.173.818 pengguna hak suara di pemilu tahap kedua di sembilan dari 27 provinsi, adapun Partai An Nur kebagian 3.216.430 suara.
Tingkat partisipasi pemilih tahap kedua ini tercatat 62 persen dari total pemilih hak suara.
Seperti pemilih tahap pertama pada 28 November lalu, kubu Islam juga mendulang suara jauh lebih tinggi dibanding partai-partai liberal.
Pemilu di negeri Piramida ini berlangsung dalam tiga tahap, masing-masing di sembilan provinsi, yang tahap kedua ini diadakan di Giza, Monofia, Syarqiyah, Ismailiyah, Bani Soef, Suez, Bahirah, Souhag, dan Aswan, menyusul pemilu tahap pertama di sembilan provinsi termasuk ibu kota Kairo.
Pemilu tahap ketiga atau terakhir dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan, 3 Januari, di sembilan provinsi sisanya.
Pemilu parlemen ini akan dilanjutkan dengan pemilihan presiden yang direncanakan akan digelar pada Juni 2012.
Pemilu Mesir ini diwarnai aksi kekerasan anti-pemerintah dalam sepekan terakhir yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan ratusan lagi cedera akibat bentrok dengan aparat keamanan.
Pada Jumat (23/12) terjadi aksi unjuk rasa pemrotes di Bundaran Tahri, pusat kota Kairo, dan sejumlah kota lainnya.
Sebaliknya, pendukung pro pemerintah, yang menyebut dirinya "rapat umum mayoritas diam", juga berunjuk rasa di Bundaran Abbaseda, Kairo Timur.
Para pemrotes di Bundaran Tahrir mendesak Dewan Tertinggi Militer (SCAF) untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil.
SCAF, yang mengambil alih kekuasaan setelah Presiden Mubarak mengundurkan diri 11 Februari lalu akibat desakan pemrotes, menolak tegas desakan tersebut.
Ketua SCAF, Marsekal Mohamed Hussein Tantawi, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan sikap sesuai tahapan pemilu dan menjadwalkan akan menyerahkan kekuasaan kepada presiden terpilih sebelum akhir Juni 2012.(atr)
Kairo, FaktaPos.com
- Pemilihan umum anggota parlemen Mesir tahap kedua dari tiga tahap
menempatkan kubu Islam dari Ikhwanul Muslimin dan Salafi di posisi
puncak dengan mendulang 65 persen suara.Ketua Komisi Pemilu, Abdel Moiz Ibrahim, pada Sabtu petang, mengatakan, Partai Hurriyah wal Adalah dari Ikwanul Muslimin memperoleh 36,5 persen suara, sementara Partai An Nur dari Salafi meraih 28,78 persen.
Ikhwanul Muslimin tercatat 4.058.498 suara dari total 11.173.818 pengguna hak suara di pemilu tahap kedua di sembilan dari 27 provinsi, adapun Partai An Nur kebagian 3.216.430 suara.
Tingkat partisipasi pemilih tahap kedua ini tercatat 62 persen dari total pemilih hak suara.
Seperti pemilih tahap pertama pada 28 November lalu, kubu Islam juga mendulang suara jauh lebih tinggi dibanding partai-partai liberal.
Pemilu di negeri Piramida ini berlangsung dalam tiga tahap, masing-masing di sembilan provinsi, yang tahap kedua ini diadakan di Giza, Monofia, Syarqiyah, Ismailiyah, Bani Soef, Suez, Bahirah, Souhag, dan Aswan, menyusul pemilu tahap pertama di sembilan provinsi termasuk ibu kota Kairo.
Pemilu tahap ketiga atau terakhir dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan, 3 Januari, di sembilan provinsi sisanya.
Pemilu parlemen ini akan dilanjutkan dengan pemilihan presiden yang direncanakan akan digelar pada Juni 2012.
Pemilu Mesir ini diwarnai aksi kekerasan anti-pemerintah dalam sepekan terakhir yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan ratusan lagi cedera akibat bentrok dengan aparat keamanan.
Pada Jumat (23/12) terjadi aksi unjuk rasa pemrotes di Bundaran Tahri, pusat kota Kairo, dan sejumlah kota lainnya.
Sebaliknya, pendukung pro pemerintah, yang menyebut dirinya "rapat umum mayoritas diam", juga berunjuk rasa di Bundaran Abbaseda, Kairo Timur.
Para pemrotes di Bundaran Tahrir mendesak Dewan Tertinggi Militer (SCAF) untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil.
SCAF, yang mengambil alih kekuasaan setelah Presiden Mubarak mengundurkan diri 11 Februari lalu akibat desakan pemrotes, menolak tegas desakan tersebut.
Ketua SCAF, Marsekal Mohamed Hussein Tantawi, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan sikap sesuai tahapan pemilu dan menjadwalkan akan menyerahkan kekuasaan kepada presiden terpilih sebelum akhir Juni 2012.(atr)
Jumat, 23 Desember 2011
Suaro hati - Militer Mesir Sesali Kebrutalan terhadap Perempuan
Seorang perempuan Mesir, Selasa (20/12/2011), memegang sebuah foto perempuan pengunjuk rasa yang diseret polisi militer negara itu dalam sebuah aksi penumpasan para demonstran hari Minggu lalu di Tahrir Square, Kairo. Kebrutalan polisi itu memicu ribuan perempuan Mesir turun ke jalan-jalan kemarin
Egidius Patnistik | Rabu, 21 Desember 2011
KAIRO, KOMPAS.com — Dewan Militer Mesir yang berkuasa, Selasa (20/12/2011), menyampaikan "penyesalan mendalam" kepada perempuan Mesir atas serangan brutal terhadap para demonstran perempuan oleh polisi militer, baru-baru ini. Dewan itu berjanji untuk menahan mereka yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Pemukulan secara brutal terhadap seorang perempuan yang menyebabkannya jadi setengah telanjang pada akhir pekan lalu itu telah memicu bentrokan berhari-hari di Tahrir Square, Kairo, dan pawai "Sejuta Perempuan" pada hari Selasa.
Dalam pernyataan Dewan Tertinggi Militer yang diterbitkan pada halaman Facebook-nya, Dewan itu meminta masyarakat untuk tenang. Dewan itu juga mengatakan bersedia untuk mendiskusikan setiap usulan "yang mungkin bisa membantu dalam mencapai stabilitas dan keamanan Mesir".
"Dewan Tertinggi menyatakan penyesalan yang mendalam bagi para perempuan hebat Mesir atas kekerasan yang terjadi dalam peristiwa baru-baru ini, dalam demonstrasi yang terjadi di parlemen dan dewan menteri, serta menjamin kehormatan dan apresiasi perempuan Mesir dan hak mereka dalam memprotes dan partisipasi aktif yang positif dalam kehidupan politik," bunyi pernyataan itu.
Pernyataan itu menambahkan, "Semua langkah-langkah hukum telah diambil untuk meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan itu."
Selasa, 13 Desember 2011
Suaro hati - Iran claims its experts almost done recovering data from captured US drone
TEHRAN, Iran — Iranian experts are in the final stages of recovering data from the U.S. surveillance drone captured by the country’s armed forces, state TV reported Monday.
Tehran has flaunted the drone’s capture as a victory for Iran and a defeat for the United States in a complicated intelligence and technological battle.
158
Comments
Weigh In
Corrections?
inShare
Video
Iran will not return a U.S. surveillance drone captured by its armed forces, a senior commander of the country's elite Revolutionary Guard said Sunday. (Dec. 11)
Iran will not return a U.S. surveillance drone captured by its armed forces, a senior commander of the country's elite Revolutionary Guard said Sunday. (Dec. 11)
Video
A high-tech, stealth CIA drone was captured by Iranian officials while on a surveillance mission over Iran. The mishap put sophisticated technology in Iranian hands and provided public evidence of the kind of spying that's been long suspected. (Dec. 9)
A high-tech, stealth CIA drone was captured by Iranian officials while on a surveillance mission over Iran. The mishap put sophisticated technology in Iranian hands and provided public evidence of the kind of spying that's been long suspected. (Dec. 9)
Lawmaker Parviz Sorouri, who is on the parliament’s national security and foreign policy committee, said Monday the extracted information will be used to file a lawsuit against the United States for the “invasion” by the unmanned aircraft.
Sorouri also claimed that Iran has the capability to reproduce the drone through reverse engineering, but he didn’t elaborate.
The TV broadcast a video on Thursday of Iranian military officials inspecting what it identified as the RQ-170 Sentinel drone. Iranian state media have said the unmanned spy aircraft was detected and brought down over the country’s east, near the border with Afghanistan. U.S. officials have acknowledged losing the drone.
Officers in the Revolutionary Guard, Iran’s most powerful military force, have claimed the country’s armed forces brought down the surveillance aircraft with an electronic ambush, causing minimum damage to the drone.
American officials have said that U.S. intelligence assessments indicate that Iran neither shot the drone down, nor used electronic or cybertechnology to force it from the sky. They contend the drone malfunctioned. The officials spoke anonymously in order to discuss the classified program.
U.S. officials are concerned others may be able to reverse-engineer the chemical composition of the drone’s radar-deflecting paint or the aircraft’s sophisticated optics technology that allows operators to positively identify terror suspects from tens of thousands of feet in the air.
They are also worried adversaries may be able to hack into the drone’s database, although it is not clear whether any data could be recovered. Some surveillance technologies allow video to stream through to operators on the ground but do not store much collected data. If they do, it is encrypted.
Sorouri racheted up the anti-U.S. rhetoric in Monday’s remarks.
“The extracted information will be used to file a lawsuit against the United States over the invasion,” he told state TV.
Separately, in comments to the semi-official ISNA news agency, Sorouri said Iran would soon hold a navy drill to practice the closure of the strategic Strait of Hormouz at the mouth of the Persian Gulf, which is the passageway for about 40 percent of the world’s oil tanker traffic.
Despite Sorouri’s comments and past threats that Iran could endanger the waterway if the U.S. or Israel moved against Iranian nuclear facilities, no such exercise has been officially announced.
“Iran will make the world unsafe,” if the world attacks Iran, Sorouri said.
Both the U.S. and Israel have not rule out military option against Iran’s controversial nuclear program, which the West suspects is aimed at making atomic weapons. Iran denies the charge, saying its nuclear activities are geared toward peaceful purposes like power generation.
Copyright 2011 The Associated Press. All rights reserved. This material may not be published, broadcast, rewritten or redistributed
Minggu, 11 Desember 2011
Suaro hati - Iran Tak Akan Kembalikan Pesawat Siluman AS yang Tertangkap
TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Pemerintah Iran, mengatakan tidak akan memulangkan pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS) yang telah mereka tangkap beberapa waktu yang lalu.
"Tidak ada bangsa di dunia dengan tangan terbuka menyambut kedatangan pesawat mata-mata negara lain di wilayahnya, dan tidak ada yang mengembalikan peralatan mata-mata dan informasi ke negara asal," kata Jenderal Hossein Salami, Wakil Komandan Angkatan Bersenjata, Iran, seperti dikutip dari CNN, Minggu (11/12/2011).
Hingga kini pihak Pemerintah AS belum memberi tanggapan terkait pernyataan Pemerintah Iran tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas Pemerintah Iran, menahan sebuah pesawat siluman AS, RQ-170 Sentinel. Pesawat tersebut dikabarkan jatuh di kilometer 225 dekat dengan perbatasan Afghanistan.
Pemerintah Amerika mengumumkan pihaknya telah kehilangan sebuah pesawat tak berawak, dimana pesawat tersebut diduga mengalami kegagalan terbang. Namun otoritas Iran menyatakan pihaknya lah yang telah membajak secara elektronik dan menyetir pesawat tersebut untuk mendarat. Menurut pemberitaan TV Press Iran, pasukan Iran kesatuan elektronik mendaratkan pesawat tak berawak pada tanggal 4 Desember saat terbang di atas kota Kashmar.
Menurut Kepala Unit Udara Garda Revolusi Iran, Brigjen Amir-Ali Hajizadeh, pesawat siluman milik Amerika tersebut jatuh ke dalam perangkap kesatuan elektronik dan berhasil mendaratkannya dengan kerusakan minimum.
Langganan:
Postingan (Atom)










